Ibukota yang super sibuk, Setiap detik sangatlah berharga. Seolah-olah setiap orang takut akan kehilangan waktunya. Begitu pula saat waktu makan tiba. Sebenernya sebelum langganan Kulina ini, saya pernah juga coba semacam catering harian murah meriah. Penawarannya tempting banget.
Kulina
Kulina adalah katering harian mulai dari harga Rp 10.000 dan sudah termasuk ongkos kirim. Fantastis banget kan? Makan di warteg aja nggak dapet tuh 10.000. Mekanisme pemesanannya kita order via website pesan.menu setiap H-1 (cut off time order jam 8 malam), pilih menu dan isi data pemesan, lalu besoknya pesanan makan siang kita sampai. Bayarnya pada saat kita terima pesanan kita (cash). Sayangnya untuk sementara ini baru bisa melayani pengantaran ke kantor Wisma Mandiri (Thamrin) aja. Udah gitu mesti tiap hari pesen untuk menu makan siang besoknya, nggak bisa pesen sekaligus beberapa hari. Pilihan menunya pun sedikit dan jarang banget ganti, jadi bosen. Tapi dari segi rasa dan porsi menurut saya lumayan. Worth it banget lah .
Langganan Kulina
Berlangganan Kulina ini nggak bisa cuma sekali coba, tapi minimal 5 hari. Dalam 5 hari tersebut, sudah ditentukan apa saja menu makanannya. Tapi kalau ada yang nggak kita suka, kita bisa pilih option “lewati” paling lambat jam 15:00 untuk skip menu hari berikutnya.
Harga menu yang ditawarkan mulai dari Rp 20.000. Kemarin saya coba pesan untuk 5 orang. Tapi pas saya coba pesan untuk satu orang dengan menu yang sama, harganya jadi Rp 30.000. Jadi mungkin untuk pemesanan cuma satu orang per pengantaran, harga akan jadi lebih mahal.
Pembayaran Kulina
Pembayaran ditagihkan tiap minggu (bayar di depan). Harga yang kita bayar sudah termasuk ongkos kirim. Jadi sebenernya masih affordable.
User interface website Kulina.id udah oke, sistem pembayarannya juga gampang dan ada beberapa pilihan, plus ada fitur live chat yang cukup responsif.
Lalu pengalaman makan siang saya dengan Kulina gimana? Hmm, selalu ada hari di mana saya puas dan bahagia dengan pesanan makan siang saya dari Kulina, yaitu menu udang cabai garam dan buncis wortel garlic. Sebagai orang Indonesia tulen yang suka makanan asin pedas, saya suka menu kali ini. Dari segi rasa, menurut saya lumayan enak. Porsi lauknya pun kali ini wajar. Pas lah buat saya… Jadi nasi, lauk, sama sayurnya kali ini habis.
No comments:
Post a Comment